Sabtu, 18 Januari 2014

PENGARUH PERUBAHAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN TERHADAP HARGA SAHAM PT. BANK MEGA TBK DI BURSA EFEK INDONESIA (PROPOSAL)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Bertambahnya modal yang dapat dihimpun dalam suatu periode oleh suatu perekonomian akan dapat menaikkan pendapatan nasional dan kesempatan kerja bagi perekonomian tersebut. Kenaikan modal (investasi) mempunyai hubungan positif dengan pendapatan nasional. Jika pada suatu periode terjadi penambahan modal, maka pendapatan nasional akan meningkat. Demikian juga dengan penanaman modal (investasi) pengaruhnya terhadap kesempatan kerja. semakin banyak penanaman modal terjadi, maka semakin bertambah pula tenaga kerja. Semakin banyak penanaman modal terjadi, maka semakin bertambah pula tenaga kerja yang dibutuhkan. Pemerataan hasil-hasil pembangunan dapat diciptakan dari adanya pendistribusian pemilikan perusahaan kepada masyarakat melalui penjualan saham
Pasar modal merupakan tempat pertemuan antara pihak yang memerlukan dana untuk melakukan aktivitas produksi dan pihak yang mempunyai dana untuk diinvestasikan. Adanya pasar modal sangat menguntungkan bagi perusahaan yang membutuhkan dana dalam jumlah besar karena umumnya dana yang diinvestasikan oleh investor adalah dana jangka panjang. Apabila meminjam dana dari bank maka perusahaan tetap harus membayar bunga bagaimanapun kondisi keuangannya. Tetapi dengan menerbitkan saham, perusahaan dapat menunda atau bahkan tidak membagikan deviden jika perusahaan mengalami kesulitan keuangan.
Dalam kegiatan sehari-hari perdagangan efek dilaksanakan disebuah tempat yang disebut dengan Bursa Efek. Di Indonesia dulu terdapat dua bursa efek, yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Bursa Efek Jakarta (BEJ) merupakan bursa efek tertua selain juga terbesar dan teraktif di Indonesia. Pada periode 1988 hingga awal 1990-an dunia pasar modal terlihat semakin banyaknya pihak yang melakukan investasi di pasar modal tersebut. Namun sekarang ini BEJ dan BES telah melakukan penggabungan sehingga tidak ada lagi BES. BEJ namanya diganti menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan diperkenankannya investor asing untuk melakukan transaksi di Bursa Efek Jakarta maka perkembangan pasar modal semakin pesat. Kekuatan dari segi dana yang bisa ditransaksikan maka investor asing menjadi pemain di bursa yang patut diperhitungkan. Aktivitas transaksi mereka tidak jarang dijadikan 1 pedoman bagi investor asing melakukan penanamam modal di Indonesia adalah dalam rangka melakukan divesifikasi Internasional. Diversifikasi seperti ini dilakukan oleh investor asing untuk mengurangi resiko yang ditanggung atas investasi yang dilakukan.
Pada pertengahan tahun 1997 Indonesia mengalami goncangan disektor moneter dimana nilai kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menurun tajam. Perusahaan terutama perusahaan besar rata-rata mengalami kerugian dalam jumlah besar karena mereka banyak memiliki hutang dalam bentuk mata uang asing. Secara matematis perusahaan besar di Indonesia memiliki nilai negatif karena hutang lebih besar dibandingkan dengan aset yang dimilikinya.
Harga saham yang berkapitalisasi besar akan mempengaruhi perubahan harga saham yang berada di BEI. Perubahan ini berakibat kepada perubahan kinerja BEJ yang bisa dilihat dari perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG yang menjadi barometer kesehatan pasar modal yang dapat menggambarkan kondisi bursa efek yang terjadi. Jika IHSG naik terus, dapat dikatakan pasar modal sedang baik, bursa efek sedang maju, dan situasi pasar seperti ini pastilah menunjukkan perekonomian yang kurang sehat. IHSG merupakan dampak kompleks atas berbagai macam yang berpengaruh, terutama fenomena ekonomi. Bahkan dewasa ini IHSG dijadikan barometer kesehatan pasar modal suatu negara dan sebagai landasan analisis statistik atas kondisi pasar terakhir. Aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan yang besar dalam hal ini PT. Bank Mega Tbk adalah bertransaksi dalam penjualan dan pembelian saham di pasar modal Indonesia maka penulis akan memilih judul “Pengaruh Perubahan Indeks Harga Saham Gabungan Terhadap Harga Saham PT. Bank Mega Tbk di Bursa Efek Indonesia

1.2         Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh perubahan IHSG terhadap harga saham PT. Bank MegaTbk di BEI ?

1.3       Batasan Masalah

Penelitian akan dibatasi hanya pada harga saham PT.Bank Mega Tbk dan IHSG. Jangka waktu penelitian dibatasi hanya tahun 2012.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Kerangka Teori
2.1.1    Investasi
Pengertian investasi adalah penanaman modal yang diharapkan dapat menghasilkan tambahan dana pada masa yang akan datang.  Ada yang mempunyai pendapat bahwa Investasi adalah komitmen satu dollar dalam satu periode tertentu, akan mampu memenuhi kebutuhan investor di masa yang akan datang dengan: (1) waktu dana tersebut akan digunakan, (2) tingkat inflasi yang terjadi, (3) ketidakpastian kondisi ekonomi di masa yang akan datang.
Berdasarkan definisi-definisi Investas di atas, dapat disimpulkan bahwa investasi merupakan suatu bentuk pengorbanan kekayaan di masa sekarang untuk mendapatkan keuntungan di masa depan dengan tingkat resiko tertentu.
Investasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut: Investasi dalam bentuk aset riil (real assets) = Yaitu investasi dalam bentuk aktiva berwujud fisik, seperti emas, batu mulia dan sebagainya.
Pemilikan aktiva finansial dalam rangka investasi pada sebuah institusi/perusahaan dapat dilakukan dengan dua cara:
1.    Investasi langsung (direct investing)
Diartikan sebagai suatu kepemilikan surat-surat berharga secara langsung dalam suatu institusi/perusahaan tertentu yang secara resmi telah di go public dengan tujuan mendapatkan tingkat keuntungan berupa deviden dan capital gain.
2.    Investasi tidak langsung (indirect investing)
Terjadi apabila suatu surat berharga yang dimiliki diperdagangkan kembali oleh perusahaan investasi yang berfungsi sebagai perantara. Kepemilikan aset secara tidak langsung dilakukan melalui lembaga-lembaga keuangan yang terdaftar, yang bertindak sebagai perantara. Dalam perannya sebagai investor tidak langsung, pedagang perantara mendapatkan deviden seperti halnya dalam investasi langsung serta capital gain atau hasil perdagangan portofolio yang dilakukannya.

2.1.2  Pasar Modal
Pasar modal adalah tempat berbagai pihak, khususnya perusahaan menjual saham (stock) dan obligasi (bond), dengan tujuan dati hasil penjualan tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai tambahan dana atau untuk memperkuat modal perusahaan (Irham Fahmi, 2012).
            Dalam pasar modal ada pasar primer (perdana) dan pasar sekunder. Pasar primer adalah suatu pasar dimana sekuritas baru dibeli dan dijual untuk pertama kali, sedangkan pasar sekunder adalah suatu pasar untuk sekuritas yang telah ada, bukan sekuritas baru.
Disamping pasar primer dan pasar sekunder, dipasar modal terdapat bursa parallel yang merupakan pelengkap bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek (sekuritas, yang lain juga disebut surat berharga) yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek yang akan menjual efeknya melalui bursa dapat dilakukan melalui bursa paralel. Tidak semua efek yang diterbitkan oleh perusahaan yang go public dapat menjual sahamnya dibursa efek. Hal ini dikarenakan persyaratan untuk listing dibursa efek tersebut cukup berat dan sangat ketat. Bursa paralel merupakan alternatif bagi perusahaan yang go public memperjual belikan efeknya, jika ia tidak dapat memenuhi syarat yang ditentukan pada bursa efek.

2.2       Kajian Penelitian Sejenis
Dalam penelitian ini penulis memperhatikan penelitian sejenis yang terdahulu yaitu :
1.      Judul                       :  “PENGARUH PERUBAHAN INDEKS HARGA
SAHAM GABUNGAN TERHADAP HARGA SAHAM PT. ASTRA INTERNASIONAL”
Oleh                        : Adetiar  Laksono (2005)
Kesimpulan            : Berdasarkan uraian dan analisis pada tahun 2005  ternyata pengaruh perubahan IHSG terhadap harga saham PT Astra Intenational di BEJ menunjukan hubungan yang positif dan memberikan pengaruh yang signifikan antara perubahan IHSG terhadap harga saham PT Astra International di BEJ. Ini dapat diartikan bahwa kenaikan nilai IHSG akan mempengaruhi harga saham PT Astra International di BEJ dan hubungannya signifikan. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi dan hasil hipotesis. Besarnya nilai IHSG yang mempengaruhi harga saham PT Astra International di BEJ pada tahun 2005 dapat dilihat dari pengujian korelasi dengan menggunakan koefisien korelasi pearson yang menunjukan bahwa hubungan antara perubahan IHSG terhadap harga saham PT Astra International di BEJ pada tahun 2005 adalah sebesar 0.860 yang berarti hubungannya erat dan searah. Bila dilihat dari hasil pengujian koefisien determinasi pada tahun 2005 adalah 0.740 atau berarti pengaruh perubahan IHSG terhadap harga saham PT Astra International di BEJ adalah sebesar 74.0 %.
2.      Judul               : “HUBUNGAN FINANCIAL LEVERAGE
TERHADAP RETURN ON EQUITY (ROE) DAN EARNINGS PER SHARE (EPS) PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK TAHUN 2002 – 2006”
Oleh                : Tiara Suci Setyandari (2008)
Kesimpulan     :  Berdasarkan penelitian dan pembahasan dibab sebelumnya ditarik kesimpulan yaitu:
1.        Analisis hubungan antara financial leverage dengan Return On Equity (ROE) pada PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk menunjukkan adanya hubungan dengan tingkat korelasi sebesar -0,409. Hal ini mempunyai arti bahwa hubungan antara financial leverage dengan ROE perusahaan adalah hubungan negatif dan mempunyai sifat bahwa kenaikan variabel financial leverage (X) menyebabkan penurunan variabel ROE (Y). Sedangkan berdasarkan Uji t antara financial leverage dengan ROE diperoleh thitung = -0,776 dengan tingkat signifikan 0,494. Nilai tersebut lebih besar dari nilai -ttabel = -2,35, maka keputusannya adalah Ho diterima artinya pengaruh tingkat perubahan financial leverage terhadap ROE perusahaan tidak signifikan.

2. Analisis hubungan antara financial leverage dengan Earnings Per Share (EPS) pada PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk menunjukkan adanya hubungan dengan tingkat korelasi sebesar 0,645. Hal ini mempunyai arti bahwa hubungan antara financial leverage dengan ROE perusahaan adalah hubungan positif dan mempunyai sifat bahwa kenaikan variabel financial leverage (X) menyebabkan kenaikan variabel EPS (Y). Sedangkan berdasarkan Uji t antara financial leverage dengan EPS diperoleh thitung = 1,463 dengan tingkat signifikan 0,240. Nilai tersebut lebih besar dari nilai -ttabel = -2,35, maka keputusannya adalah Ho diterima artinya pengaruh tingkat perubahan financial leverage terhadap EPS perusahaan tidak signifikan.
3. Judul                : “ANALISIS PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA), MARKET VALUE ADDED (MVA) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. ANEKA TAMBANG (PERSERO) TBK”
Oleh                : Claudia Paskah Ria Situmorang
Kesimpulan     : Berdasarkan uraian dari bab-bab sebelumnya dan pembahasan yang telah disajikan, maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Berdasarkan pengujian secara parsial dengan menggunakan uji T, variabel Relatif EVA tidak berpengaruh positif terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung sebesar 0.603 < dari nilai t tabel sebesar 2.101 maka Ho diterima, artinya Economic Value Added (EVA) tidak mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Harga Saham. Sehingga saat Economic Value Added (EVA) mengalami kenaikan maka harga saham tidak akan naik, dan sebaliknya.
2. Berdasarkan pengujian secara parsial dengan menggunakan uji T, variabel MVA berpengaruh positif terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari nilai thitung sebesar 2.500 > dari nilai ttabel sebesar 2.101 maka Ha diterima, artinya Market Value Added (MVA) mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap Harga Saham. Sehingga saat Market Value Added (MVA) mengalami kenaikan maka harga saham akan naik, dan sebaliknya.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1       Data / Variable Yang Digunakan
Data / variable yang digunakan penulis adalah sebagai berikut :
1.    Variabel bebas (independent), yaitu IHSG
IHSG merupakan gabungan dari keseluruhan nilai saham yangdiperdagangkan di pasar modal, sehingga bila IHSG meningkat maka pada umumnya mayoritas harga saham yang listed meningkat pula.

2.    Variabel tak bebas (dependent), yaitu Harga Saham PT. Bank Mega Tbk.
Perusahaan yang mempunyai kapitalisasi besar. Kenaikan / penurunan harga saham emiten, terutama yang berkapitalisasi besar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi para investor untuk menanamkan modal di pasar bursa.


3.2       Metode Pengumpulan Data
Penelitian ini menggunakan data harga saham PT  Bank Mega Tbk dan perubahan IHSG di BEI. Penelitian ini dilakukan untuk periode waktu 1 tahun yaitu tahun 2012. Metode pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah sebagai berikut:
1. Studi Kepustakaan ( Library Research)
Mendapatkan data harian perubahan IHSG. Data ini mencakup nilai IHSG pada tahun 2012. Data tersebut merupakan nilai penutupan Rupiah pada perdagangan di pasar uang.
2. Studi Lapangan (Field Research)
Mendapatkan data bulanan transaksi jual beli saham di BEI yang dilakukan oleh PT  Bank Mega Tbk. Data ini diperoleh dari laporan bulanan yang dikeluarkan BEI (JSX Monthly Statement) untuk tahun 2012.

3.3       Hipotesis
            Nilai IHSG mempunyai pengaruh terhadap kenaikan ataupun penurunan harga saham PT. Bank Mega Tbk. yang berjangka waktu satu tahun. Dengan melihat hasil hipotesis, apakah menerima atau menolak H0 (hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan antara perubahan IHSG terhadap harga saham PT. Bank Mega Tbk. di BEI) atau menerima/ menolak Ha (hipotesis yang menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara perubahan IHSG terhadap harga saham PT. Bank Mega Tbk) yang berlaku dalam jangka waktu 12 bulan atau 1 tahun.

Kamis, 31 Oktober 2013

TUGAS KELOMPOK SOFTSKILL

Dari segi bahasa Norma berasal dari bahasa inggris yakni norm. Dalam kamus oxford norm berarti usual or expected way of behaving yaitu norma umum yang berisi bagaimana cara berprilaku.

Norma adalah patokan prilaku dalam satu kelompok tertentu, norma memungkinkan sesorang untuk menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan dinilai oleh orang lain, norma juga merupakan kriteria bagi orang lain untuk mendukung atau menolak prilaku seseorang.

Norma juga merupakan sesuatu yang mengikat dalam sebuah kelompok masyarakat, yang pada keselanjutannya disebut norma sosial, karena menjaga hubungan dalam bermasyarakat. Norma pada dasarnya adalah bagian dari kebudayaan, karena awal dari sebuah budaya itu sendiri adalah intraksi antara manusia pada kelompok tertentu yang nantinya akan menghasilkan sesuatu yang disebut norma.

Secara umum, Pengertian Norma adalah sebuah aturan, patokan atau ukuran, yaitu sesuatu yang bersifat pasti dan tidak berubah. Pengertian Norma lainnya adalah aturan-aturan atau pedoman sosial yang khusus mengenai tingkah laku, sikap, dan perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kehidupannya.

Selain itu ada beberapa Pengertian Norma Menurut para Ahli :
1.    Soerjono Soekanto: Norma adalah suatu perangkat agar hubungan di dalam suatu masyarakat terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Norma-norma mengalami proses pelembagaan atau melewati suatu norma kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga masyarakat sehingga norma tersebut dikenal, diakui, dihargai, dan kemudian ditaati dalam kehidupansehari-hari.
2.   John J. Macionis: Aturan-aturan dan harapan harapan masyarakat yang memandu perilaku anggota-anggotanya.
3.   Isworo Hadi Wiyono: Norma adalah peraturan atau petunjuk hidup yang memberi ancar-ancar perbuatan mana yang boleh dijalankan dan perbuatan mana yang harus dihindari. Norma bertujuan untuk mewujudkan ketertiban dan keteraturan dalam masyarakat.

Norma Sosial Yang Berlaku di Indonesia
            1. Cara ( Usage )
Norma ini mempunyai daya ikat yang sangat lemah dibanding dengan kebiasaan. Cara (usage) lebih menonjol di dalam hubungan antar individu. Suatu penyimpangan terhadap cara tidak akan mengakibatkan hukuman yang berat, tetapi hanya sekedar celaan. Misalnya, cara makan dengan mengeluarkan bunyi. Orang yang melakukannya akan mendapat celaan dari anggota masyarakat yang lain karena dianggap tidak baik dan tidak sopan.
Akibatnya : Pelanggaran atas norma ini hanya dinyatakan tidak sopan


2. Kebiasaan ( Folkways )
Kebiasaan mempunyai kekuatan mengikat yang lebih tinggi dari pada cara (usage) . Kebiasaan diartikan sebagai perbuatan diulang-ulang dalam bentuk yang sama yang membuktikan bahwa banyak orang menyukai perbuatan tersebut. Contohnya kebiasaan menghormati orang yang lebih tua, membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan, serta mengucapkan salam sebelum masuk rumah. Setiap orang yang tidak melakukan perbuatan tersebut dianggap telah menyimpang dari kebiasaan umum yang ada dalam masyarakat.
Akibatnya : Seseorang yang melakukan suatu hal negative mendapatkan konsekuensi sesuai dengan aturan dimana mereka melakukan hal tersebut.

3. Norma Hukum (Law)
Adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat (negara) secara tertulis. Sangsi norma hukum bersifat mengikat dan memaksa. Contohnya yaitu seseorang yang terbukti melakukan pembunuhan berencana.
Akibatnya : Tersangka akan dikenakan sanksi berupa hukuman mati atau pidana seumur hidup seperti yang tertuang dalam KUHP Pasal 340.

Dari materi yang telah disampaikan diatas, menurut kelompok kami, norma yang paling sering dilanggar oleh mahasiswa adalah norma kebiasaan ( Folkways ). Misalnya :
  • Mahasiswa yang suka datang terlambat
Konsekuensinya :  mahasiswa tidak diperbolehkan masuk ke dalam kelas
  • Tidak mengikuti acara perkuliahan (cabut dari kelas)
Konsekuensinya :  mahasiswa ketinggalan materi pelajaran
  • Menyontek ketika ujian
Konsekuensinya :  bila ketahuan, mahasiswa yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan ujian. Bahkan bisa mendapat nilai E.

Selain melanggar norma kebiasaan, mahasiswa juga dapat melanggar norma hukum. Misalnya :
  • Melakukan demonstrasi secara anarkis
Konsekuensinya :  dapat dipenjara/denda sesuai dengan tingkat kesalahannya.

Norm is a standard of behavior in a particular group, norms allow someone to determine in advance how his actions will be judged by others, the norm is also a criterion for others to support or reject the person's behavior
Norm is also something that ties in a community, which in keselanjutannya called social norms, because maintaining relationships in society. Norm is essentially a part of the culture, since the beginning of the culture itself is an interaction between people in a particular group will produce something called norm.
In general, the definition of Norm is a rule, standard or measure, that is something that is definite and unchanging. Norma is understanding other rules or guidelines specific to social behavior, attitudes, and actions that can be done and should not be done in his environment.
In addition there are several Definition Norma According to the Experts:
1.      Soerjono Soekanto: Norm is a device that relationships within a society materialize as expected. Norms undergo a process of institutionalization or through a new social norm to be part of one of the community agencies so that the norm is known, recognized, rewarded, and then adhered to in daily life
2.      John J. Macionis: The rules and expectations of society's expectations that guide the behavior of its members.
3.      Isworo Hadi Wiyono: Norms are the rules or instructions of life that gives approximate actions which may be executed and which actions should be avoided. Norm aims to bring law and order in society.

Social Norms Applicable in Indonesia:
 1.      way (usage)
This norm has very weak holding capacity compared with the habit. Way (usage) is more prominent in the relationship between individuals. A deviation of the way will not result in severe punishment, but merely reproach. For example, how to eat with wheezes. People who do so will receive censure from members of the community because they are not good and not polite.

 2.      Habits (folkways)
Habits have a higher binding strength of the way (usage). Habit is defined as the act is repeated in the same form that proves that a lot of people like these actions. Examples habit of respecting elders, dispose of waste in place, wash hands before eating, and say hello before entering the house. Any person who does not perform such actions are deemed to have diverged from the common practice in society.
As a result: A person who does something negative to get the consequences in accordance with the rules under which they do so.

3.      Law Norm (Law)
Is the set of life instructions or commands and prohibitions that govern the order in a society (country) in writing. Penalties and legal norms binding force. An example is someone who is convicted of premeditated murder.
As a result: Suspect will be liable to a death sentence or life imprisonment as set out in Article KUHP Pasal 340

From the material that has been presented above, according to our group, the most frequently violated norms by students is the norm habit (Folkways). Example:
  • ·         Students who likes to come late

Consequently: Students are not allowed to enter the classroom
  • ·         Did not attend the class

Consequently: student missed course material
  • ·         Cheating when exam

Consequently: if caught, the student can not continue the exam. It could even get E score.
In addition to breaking the norm habits, students may also violate legal norms. for example:
  • ·         The anarchist demonstration

Consequently: can send to jail / fines according to the degree of guilt.

Referensi :
http://yanca21.blogspot.com/2012/12/pengertian-normajenis-jenis-norma.html
http://www.pengertianahli.com/2013/07/pengertian-norma-menurut-para-ahli.html

TUGAS KELOMPOK SOFTSKILL KELAS 4EB10
Anggota:
FADHLI RAHMAN SYUKRI                       (22210477)
MATHIAS ARVANSTAUFANA DJE           (28210894)
SYIAM NOOR WARDANA                         (26210798)
VAHMY ARRIA FADLURRAHMAN          (28210343)


Senin, 03 Juni 2013

TUGAS SOFTSKILL KE-3

1. This table is not sturdy enough to support a television, and that one
                                              A                     B                                            C
            probably isn't enough neither
                                                       D

            The right Answer is D. Because either followed by negative auxiliary. It should be “either”.           So the right sentence is “This table not strudy enough to support a television, and  that one probably isn’t either”
 
2.  The bridge was hitting by a large ship during a sudden storm last week
                                  A                                       B            C                   D
     
      The right answer is A. Because that is a passive sentence. So it should be use "was hit". The correct sentence is “The bridge was hit by a large ship during a sudden storm last week”


3.    When an university formulates new regulations, it must relay its decision to
             A                                                     B              C        D 
  the students and faculty.
       
      The right answer is A. Because the pronouncation of University is   / /ə ju:niˈvɜ:sɪti/  / there’s  a rule that vocal word uses “An” article but in this case, it counts by the pronountation. It should be use "A". The correct sentence would be ‘When a university formulates new 
regulations, it must relay it’s decision to the students and faculty”


4.  There is some scissors in the desk drawer in the bedroom if you need
                 A                  B                                       C
      them
         D

      The right answer is A. Because the object are plural. it should be use "are". The correct sentence is “There are some scissors in the desk drawer in the bedroom if you need them”


5. There were so much people trying to leave the burning building             
            A                  B                                                 C                          
that the police had  a great deal of
                D
      
       The right answer is B. Because people is countable and “much” is for something uncountable. It should be use "many". The correct sentence would be “There were so many people trying to leave the burning building that the police had a great deal of

Sabtu, 20 April 2013

CONTOH SOAL TOEFEL


Structure and Written Expression

1. Many communities are dependent on
groundwater __________ from wells for
their water supply.
(A) that obtained
(B) obtained
(C) is obtained
(D) obtain it
Answer : B (obtained)
 karena hanya satu pilihan yang benar untuk menjawab itu yaitu b. obtained

2. Before starting on a sea voyage, prudent navigators learn the sea charts, __, and memorize lighthouse locations to prepare themselves for any conditions they might encounter.
(A) Sailing directions are studied
(B) Study the sailing directions
(C) To direct sailing studies
(D) Studies direct sailing
Answer : (B) Study the sailing studies
Grammar : Gerund

3.  Abigail Adams was prodigious letter writer, .......... many editions of her letters have been published.
(A) who
(B) and  karena and berperan sebagai conjunction yg diikuti kalimat yg sifatnya menambahkan informasi
(C) in addition to
(D) due to
4.  Portrait prints were the first reproductions of American paintings ........... widely distributed in the United States.
(A) were
(B)  that which
(C)  that being
(D)  to be
karena to be  merupakan kata penghubung dari kalimat tersebut

Listening
5.   ........ at the site of a fort established by the Northwest Mounted Police, Calgary is now one of
Canada’s fastest growing cities.
(A) Built karena “Calagry” yg mana berperan sebagai objek yg dijelaskan berada di belakang kalimat.
(B) It is built
(C) To build
(D) Having built

6.  Man: That’s a nice car.
Woman: I got it almost four years ago.
Man. It looks brand new.
Woman: Yes, it’s in good shape.
Narrator: What does the woman mean?
(A) The woman needs a new car
(B) She likes to exercise
(C) She has a new car
(D) The car is in good condition karena mereka membicarakan keadaan mobilnya yg masih bagus meski dibelinya sudah lama
7.   Woman: Are you going to go to the basketball game?
Man: You bet!
Narrator: What does the man mean?
(A) He will place a wager on the basketball game
(B) He will definitely go to the basketball game karena “you bet” maksudnya dengan pasti jadi si Man pasti akan datang ke basketball game
(C) He likes to gamble
(D) He does not like basketball games

8. _________________ the best car to buy is a Mercedes Benz.
(A) Because of its durability and economy
(B) Because it lasts a long time, and it is very economical
(C) Because of its durability and it is economical
(D) Because durably and economy wise it is better than all the others.
Answer : (A) because of its durability and economy
Grammar : Adverbial clause of Reason

9.   Man: How do you like living in Asia?
Woman: I am used to it know.
Narrator: What does the woman mean?
(A) She has always liked living in Asia
(B) She hates living in Asia
(C) She is accustomed to living in Asia Karena si woman menjelaskan kalau dia sudah lama tinggal di Asia jadi dia sudah terbiasa.
(D) She would rather live in Asia

10.  Man: Did you get you movie passes?
Woman: I spoke to your secretary about it, and she took care of it for me.
Narrator: What does the man mean?
(A) The secretary was responsible for getting the movie passes karena "secretary" jadi secretary was responsible
(B) The are no movie passes
(C) He has the movie passes
(D) The movie passes are in the mail

Reading Comprehension
Question for 11 - 13
From their inception, most rural neighborhoods in colonial North America included at least one carpenter, joiner, sawyer, and cooper in woodworking; a weaver and a tailor for clothing production; a tanner, currier, and cordwainer (shoemaker) for fabricating leather objects; and a blacksmith for metalwork, Where stone was the local building material, a mason was sure to appear on the list of people who paid taxes. With only an apprentice as an assistant, the rural artisan provided the neighborhood with common goods from furniture to shoes to farm equipment in exchange for cash or for ―goods in kind‖ from the customer’s field, pasture, or dairy. Sometimes artisans transformed material provided by the customer wove cloth of yam spun at the farm from the wool of the family sheep; made chairs or tables 10 from wood cut in the customer’s own woodlot; produced shoes or leather breeches from cow, deer, or sheepskin tanned on the farm.
11. What aspect of rural colonial North America does the passage mainly discuss?
(A) Farming practices
(B) The work of artisans karena wacana diatas lebih banyak menggambarkan pekerjaan dan hasil kerja para pengerajin di colonial North America
(C) The character of rural neighborhoods
(D) Types of furniture that were popular

12. The word "fabricating" in line 3 is closest in meaning to ….
(A) constructing = menbangun
(B) altering = mengubah
(C) selecting = memilih
(D) demonstrating = menunjukkan
Fabricating = membuat sesuatu dari bahan dasar. Yg paling mendekati constructing

13. The word "inception" in line 1 is closest in meaning to ….
(A) investigation
(B) location
(C) beginning inception=permulaan
(D) records

Question for 14 - 15
Cities develop as a result of functions that they can perform. Some functions result
directly from the ingenuity of the citizenry, but most functions result from the needs of
the local area and of the surrounding hinterland (the region that supplies goods to the
city and to which the city furnishes services and other goods). Geographers often make
a distinction between the situation and the site of a city. Situation refers to the general position in relation
to the surrounding region, whereas site involves physical characteristics of the specific location. Situation is normally much more important to the continuing prosperity of a city. if a city is well situated in regard to its hinterland, its development is much more likely to continue. Chicago, for example, possesses an almost
unparalleled situation: it is located at the southern end of a huge lake that forces east-west transportation
lines to be compressed into its vicinity, and at a meeting of significant land and water transport routes. It also overlooks what is one of the world’s finest large farming regions. These factors ensured that Chicago
would become a great city regardless of the disadvantageous characteristics of the available site, such as being prone to flooding during thunderstorm activity


14. The primary purpose of paragraph 1 is to ….
(A) summarize past research and introduce anew study
(B) describe a historical period
(C) emphasize the advantages of one theory over another
(D) define a term and illustrate it with an example karena isi dari wacana ini adalah menjelakan bagaimana suatu kota dapat dikatakan mengalami perkembangan dengan memberikan contoh contoh dan bukti.

15. The word "ingenuity" in line 2. is closest in meaning to ….
(A) wealth = kekayaan
(B) resourcefulness = akal kepintaran
(C) traditions = tradisi
(D) organization = organisasi
Ingenuity = kecerdikan/kepintaran maka yg paling mendekati adalah

Sumber :
http://ardikahenrisal.blogspot.com/2012/04/contoh-soal-toefl-dan-pembahasannya.html
http://duniasoal.com/soal-dan-jawaban-test-toefllistening-part-2.html